Distribusi Zakat Produktif untuk Pengembangan Ekonomi
Abstract
ABSTRAK
Pada umumnya pendayagunaan zakat kepada mustahik bersifat konsumtif, zakat diberikan berupa uang tunai atau sembako secara langsung kepada mustahik. Namun, zakat konsumtif menjadi tidak efektif dalam mensejahterakan mustahik dalam jangka panjang, karena hanya sekadar membuat mustahik bertahan hidup dan tidak akan mendorong mustahik untuk berusaha mandiri agar dapat keluar dari garis kemiskinan.
Pendayagunaan zakat dalam bentuk produktif-lah yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik serta dapat mengentaskan mustahik dari kemiskinan. Tujuan pendayagunaan zakat produktif adalah upaya dari lembaga pengelola zakat agar dapat menciptakan kemandirian ekonomi mustahik yang dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik. Pendayagunaan dana zakat secara produktif merupakan sebuah strategi yang tepat dalam menanggulangi kemiskinan. Namun harus pula didukung dengan tenaga pendamping dan pengawas oleh Badan Amil Zakat di lapangan, supaya mustahik lebih bersemangat dalam berusaha. Oleh karena itu Badan Amil Zakat memiliki peran yang sangat penting dalam mengoptimalisasi manfaat pendayagunaan dana zakat, khususnya dana zakat produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik.
 Kesejahteraan mustahik dapat dilihat dari beberapa faktor yakni peningkatan pendapatan, pengembangan usaha, dan telah menjadi seorang muzakki atau kesanggupan dalam berinfak dan bersedekah setelah mendapatkan dana zakat produktif. Sifat distribusi zakat yang bersifat produktif berarti memberikan zakat kepada fakir miskin untuk dijadikan modal usaha yang dapat menjadi mata pencaharian mereka, dengan usaha ini diharapkan mereka akan mampu memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri. Tujuan lebih jauhnya adalah menjadikan mustahiq zakat menjadi muzzaki zakat.
Kata kunci:Distribusi, zakat produktif, pengembangan ekonomi.
References
As-San’any, Subulus Salam Syarah Bulughul Maram, Juz II cet : I.
A.W. Munawwir, Kamus Al-Munawwir Arab – Indonesia, Pustaka Progresif, Surabaya, 1997
Adiwarman, A. Karim. Ekonomi Islam Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani Press, 2001.
Al Arif, Nur Riyanto. Teori Makro Ekonomi Islam Konsep, Teori dan Analisis. Bandung: Alfabeta, 2010.
Ali, Muhammad Dawud. Sistem Ekonomi Zakat dan Wakaf. Jakarta: UI Pres, 1998.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Departemen Agama RI. Al-Hikmah (Al-Qur’an dan Terjemahnya). Bandung: Diponegoro, 2010.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an Terjemah. Jakarta: CV Darus Sunnah, 2002.
Fahrudin, Adi. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: PT.Refika Aditama, 2012.
Hafidhuddin, Didin. Zakat Dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani, 2002.
Hasan, Ali. Masail Fiqhiyah. Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2003.
Herdiansyah, Haris. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu social. Jakarta: Salemba Humanika, 2012.
Partanto, Pius A dan Al-Barry, Dahlan. kamus ilmiah populer. Surabaya: Arkola, 1994.
Kahf, Monzer. Ekonomi Islam, Telaah Analitik Terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1955.
Kementerian Agama. Fiqh Zakat. Surabaya: Bidang Haji Zakat dan Wakaf, 2011.
Khasanah, Umrotul. Manajemen Zakat Modern. Malang:UIN –Maliki Press, 2010.
Mas'ud, Ridwan dan Muhammad. Zakat dan Kemiskinan Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat. Yogyakarta: UII Press, 2005.
Mufraini, Arief. Akuntansi dan Manajemen Zakat. Jakarta: Kencana, 2006.
P3EI (Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam), Ekonomi Islam. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2008.
Poerwadamita, WJS. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2007.
Qadir, Abdurrachman. Zakat (Dalam Dimensi Mahdah dan Sosial). Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
Ryandono, M. Nafik Hadi. Ekonomi ZISWAQ. Surabaya: IFDI dan Cenforis, 2008.
Soemitra, Andri. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana, 2009.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2012.
Sumodiningrat, Gunawan, et al. Kemiskinan: Teori, Fakta, dan Kebijakan. Jakarta: Impac, 1999.
Tim Gama Press. Kamus Ilmiah Populer. Jakarta: Gama Press, 2010.
Didin Hafidhuddin, Zakat Dalam Perekonomian Modern. Cet. II. Gema Insani Press, Jakarta, 2002
