PERAN PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI TINGKAT PENGANGGURAN MELALUI PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS KELURAHAN KEJAWAN PUTIH TAMBAK MULYOREJO SURABAYA)

  • Mohamad Lukmanul Hakim
Keywords: Pedagang kaki lima, kelurahan Kejawan Putih Tambak

Abstract

Pengangguran adalah masalah yang menjadi permasalahn serius di negara kita tercinta. Apabila masalah ini tidak segera diatasi, maka dapat menimbulkan kerawanan sosial dan berpotensi meningkatkan kemiskinan. Maka dari itu, peran pemerintah sangat diperlukan dalam hal ini. Daerah Kelurahan Kejawan Putih Tambak kecamatan Mulyorejo, Surabaya merupakan salah satu daerah di Indonesia yang juga dihdapakan dengan masalah ini. Uniknya, perkembangan pedagang kaki lima dari waktu ke waktu di daerah ini meningkat jumlahnya. Hal itu didukung semakin ramainya jalan yang ada di kelurahan ini karena terhubung langsung dengan kompleks pendidikan serta berbatasan langsung dengan perumahan pakuwon City. Dengan meningkatnya jumlah pedagang kaki lima ini dirasa ikut membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran. Maka dari itu kami ingin mengetahui peran pemerintah daerah tersebut alam menanggulangi penganguran melalui pemberdayaan pedagang kaki lima.

Adapun peran pemerintah Kelurahan Kejawan Putih tambak dalam menanggulangi pengangguran di kota Surabaya Wilayah Kelurahan Kejawan Putih Tambak yaitu dengan memberikan izin kepada para pedagang kaki lima untuk berjualan di pinggir jalan Kejawan Putih Tambak. Selain itu pemerintah setempat juga memberikan kenyamanan dan kemanan dengan menyediakan tempat khusus untuk para pedagang kaki lima yang bisa digunakan selama 24 jam. Pemerintah setempat juga mempersilahkan para pedagang kaki lima menyediakan tempat khusus untuk dijadikan pasar malam setiap malam Ahad dan malam Senin.

References

Al-Quran
Anwar, Saifuddin. 1998. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arikanto, Suharsimi. 2004. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, John. 2008.Reseacht Design, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif,dan Mixed, Edisi ketiga. Bandung: Pustaka Pelajar.
Faisal, Sanafiah. 2010. Format-Format Sosial. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
F.Siagian, Sondang. 1995. Manajemen Strategi. Jakarta: Bumi Aksara.
Idrus, Muhammad. 2007. Metode Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Yogyakarta: UII Pres.
Kuncoro, Mudrajad. 2009. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi, Edisi.3. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Mardalis. 2006. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.
Milles, Matthew and Michel Huberma. 1984.Qualitatif data Analisis. Baverly Hils : Sage Publication.
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif da R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Sugiono, 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R& B, Bandung: Alfabeta.
Taniredja,Tukiran. 2010. Penelitan Kualititatif, Sebuah Pengantar. Bandung: Alfabeta.
http//.m.hukum.online.com
http// eng.uir.ac.id
http// www.foxsit.com
http// media.neliti.com
http// id.mwikipedia
http//jdih.baliprov.go.id
Published
2022-03-01
How to Cite
Mohamad Lukmanul Hakim. (2022). PERAN PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI TINGKAT PENGANGGURAN MELALUI PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS KELURAHAN KEJAWAN PUTIH TAMBAK MULYOREJO SURABAYA). Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah, 5(2), 129-152. Retrieved from https://e-jurnal.stail.id/index.php/dinar/article/view/398
Section
Articles