Penilaian Kinerja Saham Syariah (Jakarta Islamic Index)
Abstract
Penilaian kinerja saham adalah bagian dari proses analisis sekuritas dalam investasi. Menilai kinerja saham berarti menilai kinerja perusahaan yang menerbitkan saham. Itu artinya bahwa nilai yang tercermin dalam saham adalah cerminan nilai perusahaan yang diapresiasi oleh pasar. Dalam penilaian saham dikenal adanya tiga jenis nilai, yaitu nilai buku, nilai pasar dan nilai intrinsik. Nilai buku merupakan nilai yang dihitung berdasarkan pembukuan perusahaan penerbit saham. Nilai pasar adalah nilai saham di pasar yang ditunjukkan oleh harga saham tersebut di pasar. Sedangkan nilai intrinsik, atau yang dikenal juga dengan nilai teoritis, adalah nilai saham yang sebenarnya atau yang seharusnya terjadi.
Investor berkepentingan untuk mengetahui informasi dari ketiga nilai tersebut sebagai dasar penilaian kinerja saham. Keputusan membeli atau menjual saham akan sangat bergantung kepada hasil perbandingan nilai intrinsik dengan nilai pasar saham yang dilakukan investor. Jika nilai pasar suatu saham lebih tinggi dari nilai intrinsiknya, berarti saham tersebut tergolong mahal (overvalued), maka investor bisa mengambil keputusan untuk menjual saham tersebut. Sebaliknya jika nilai pasar saham di bawah nilai intrinsiknya, berarti saham tersebut tergolong murah (undervalued), sehingga investor sebaliknya membeli saham tersebut.
Pasar modal memiliki dua fungsi yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar menyediakan fasilitas yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang kelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana. Sedangkan fungsi keuangan pasar modal adalah memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh return bagi pemilik dana sesuai dengan karakter investasi yang dipilih. Ada beberapa efek yang beredar di pasar modal Indonesia yaitu saham, obligasi, warrant, reksadana dan sebagainya. Pembahasan fokus kepada saham disebabkan saham merupakan efek yang relative liquid. Sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi di pasar modal, investor menbutuhkan data historis pergerakan saham di masa lalu sebagai pertimbangan. Data historis ini bisa diperoleh melalui indeks harga saham khususnya indeks syariah di Jakarta Islamic Index (JII).
References
Departemen Agama Republik Indonesia. al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2007.
Ensiklopedi Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, jilid 2. Jakarta: PT. Delta Pamungkas,1997.
Fabozzi, Frank J. Manajemen Investasi. jilid 1. Jakarta: Salemba Empat, 1999.
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Sunan Ampel Surabaya. Petunjuk Teknis Penulisan Skripsi. Surabaya: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Sunan Ampel, 2014.
Fatwa DSN NO: 40/DSN-MUI/X/2003 Tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.
Gumanti, Tatang Ary. Manajemen Investasi. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2011.
Hadi, Nor. Pasar Modal. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.
Halim, Abdul. Analisis Investasi. Jakarta: Salemba Empat, 2003.
Haroen, Nasrun. Perdagangan Saham di Bursa Efek. Jakarta: Yayasan Kalimah, 2000.
Hartono, Jogiyanto. Teori Portofolio dan Analisis Iinvestasi. Yogyakarta: BPFE, 2013.
Hasan, M. Iqbal. Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Bogor: Ghalia Indonesia, 2002.
Hidayat, Taufik. Buku Pintar Investasi Syariah. Jakarta: Mediakita, 2011.
HR, Muhamad Nafik. Bursa Efek dan Investasi Syariah. Jakarta: PT Ikrar Mandiriabadi, 2009.
Huda, Nurul. Investasi Pada Pasar Modal Syariah. Jakarta: Kencana, 2007.
Husnan, Suad. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. edisi 3. Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 1998.
Keith C, Brown and Frank K, Reilly. Analysis Of Investments and Management Of Portofolios, 9th Edition. Canada: South Western Cengage Learning, 2009.
Kodrat, David Sukardi dan Kurniawan Indonanjaya, Manajemen Investasi. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.
Mardalis. Metode Penelitian (suatu pendekatan proposal). Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
May, Ellen. Smart Trader Rich Investor. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2013.
Nawawi, Ismail. Ekonomi Makro Islam . Jakarta Barat: Vivpress, 2012.
Nazir, Muhammad. Metode Penelitian. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2005.
Oei, Istijanto. Kiat investasi valas, emas, saham. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009.
P, Sumadji, Dkk. Kamus Ekonomi Lengkap . Jakarta: WIPRESS, 2006.
Rosdiana, Riska. “Analisis Optimalisasi Portofolio Saham Syariah (Pada Jakarta Islamic Index Tahun 2006-2010)”. Skripsi--Universitas Diponegoro. Semarang. 2012.
Sartono, Agus. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: BPFE, 2000.
Sulistyorini, Agustin, “Analisis Kinerja Portofolio dengan Metode Sharpe, Treynor, dan Jensen(Saham LQ 45 di BEI periode tahun 2003-2007)”, Tesis--Universitas Diponegoro, Semarang, 2009.
Sunariyah. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2006.
Tambunan, Andy Porman. Menilai Harga Wajar Saham. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2008.
Tandelilin, Eduardus. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta. BPFE, 2001.
UU R.I No.8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal.
