Konsekwensi Ekonomi Klasifikasi Dar Era Kontemporer
Abstract
Di antara ciri khas fikih adalah selalu mengalami perkembangan sepanjang kehidupan masih berjalan. Sebab fikih adalah pandangan hukum syari atas segala aspek kehidupan manusia. Realitanya, aspek tersebut tidak berhenti berkembang, sehingga memastikan fikih selalu berkembang, baik menyangkut kehidupan manusia secara pribadi maupun dalam interaksinya dengan yang lainnya.
Salah satu konsepsi fikih yang populer di kalangan ulama adalah klasifikasi negara-negara dunia ini menjadi beberapa jenis. Masing-masing jenis memiliki konsekwensi hukum menyangkut proteksi nyawa, harta dan interaksi lainnya. Masalahnya adalah bahwa era kontemporer pasca keruntuhan kekhalifahan Turki Utsmani, serta kemajuan teknologi yang memungkinkan manusia untuk berkomunkasi. Juga bergabungnya mayoritas negara dalam satu organisasi besar yaitu PBB, yang menetapkan lima tujuan besar, yaitu (1) Menjaga perdamaian dan keamanan dunia (2) Memajukan dan mendorong hubungan persaudaraan antarbangsa melalui penghormatan hak asasi manusia (3) Membina kerjasama internasional dalam pembangunan bidang ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan (4) Menjadi pusat penyelarasan segala tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia dan (5) Menyediakan bantuan kemanusiaan apabila terjadi kelaparan, bencana alam, dan konflik bersenjata. Memperhatikan realitas demikian, menarik untuk dilakukan penelitian dengan judul Konsekwensi ekonomi klasifikasi dar era kontemporer. Penelitian fokus kepada tiga masalah utama yaitu (1) Apa klasifikasi negara menurut ulama? (2) Bagaimana relevansi klasifikasi tersebut pada era kontemporer? (3) Apa konsekwensi klasifikasi tersebut secara ekonomi? Untuk rumusan masalah yang terakhir ini peniliti hanya fokus pada persepektih madzhab Hanfi.
Penelitian ini termasuk dalam metodologi penelitian kepustakaan (library research). Peneliti fokus menelusur pada data-data literatur (kepustakaan), baik berupa buku-buku maupun artikel dari ulama kredibel baik klasik maupun modern. Berdasar kepada penelusuran pada kepustakaan tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat dua klasifikasi negara secara general menurut ulama yaitu dar al-islam dan dar al-harb.(2) Terdapat perbedaan pendapat ulama tentang relevansi klasifikasi tersebut pada era kontemporer. Ada yang memandang tetap relevan dan pihak lain memandang sudah tidak relevan.(3)Terdapat konsekwensi secara ekonomi akibat adanya klasifikasi tersebut, baik yang bersifat memberi toleransi transaksi yang semula dilarang menjadi boleh, maupun sebaliknya berupa intoleransi pada sebagian transaksi yang tadinya boleh.
References
‘Awdah, Abd al-Qa>dir. Al-Tasyri>’ al-Jina>’i> al-Islami>. Beirut: Da>r al-Ka>tib al-‘Arabi>,tt
Abu Yusuf. al-Kharaj .Kairo:al-Maktabah al-Azhariyyah li al-Turats,tt
Abu> Da>wud, Sunan Abi> Da>wud. Beirut: Da>r al-Kita>b al-‘Arabi>, tt
Abu> Zahrah, Muh}ammad. al-‘Alaqat al-Dawliyyah fi al-Islam.Kairo: Dar al-Fikr, 1995
Al-Ahmadi, Abd al-‘Aziz ibn al-Mabruk. Ikhtilaf al-Darain wa Atharuh fi Ahkam al-Syari’ah al-Islamiyyah.Madinah:al-Jamiah al-Islamiyyah,2004
Al-Albani. Irwa>’ al-Ghali>l fi> Takhri>j Aha>di>thi Mana>r al-Sabi>l .Beirut: al-Maktab al-Islami,1985
Ali> Ridha, Muh{ammad Rasyi>d bin. Tafsi>r al-Mana>r .Kairo:al-Hai’ah al-Misriyyah al-’A
al-Asfaha>ni, al-Ra>ghib. al-Mufrada>t fi> Ghari>b al-Qur’a>n .Beirut: Da>r al-Qalam,1412H
al-Azhari>, Abu> Mans}u>r. Tahdhi>b al-Lughah .Beirut:Da>r Ih}ya>’ al-Tura>th al-‘Arabi>,2001
Ba’asyir, Abu Bakar.Seruan Tauhid di Bawah Ancaman Mati.Sukoharjo:JAT Media Center,2011
Al-Baghawi, Sharh} al-Sunnah .Beirut:al-Maktab al-Islamy,1983
Al-Baghda>di>, Abd al-Qa>hir. Ushu>l al-Di>n .Istambul: Mathba’ah al-Dawlah,1928
Al-Bukha>ri>, Muh}ammad Ibn Isma>i>l.al-Ja>mi’ al-S}ah}i>h}.Beirut:Da>r Ibn Kathi>r,1987
Al-Dabbu>si> al-Ha{nafi>, Abu> Zaid Umar ibn I
Al-Daqs, Kamil Salamah. Daulat al-Rasu>l min al-Takwi>n ila> al-Tamki>n .Da>r ‘Amma>r, 1994
Al-Haithami>, Ibn H{ajar Tuh}fat al-Muh}da>j fi Syarh al-Minha>j .Mesir: al-Maktabah al-Tijariyah al-Kubra,1983
Al-Hanbali>, Ibn al-Najja>r Syarh al-Kaukab al-Muni>r .Riya>dh:Maktabah al-‘Ubaika>n,1997
al-Jamili, Al-Sayyid, Ghazawat al-Nabi s.a.w,Beirut:Dar wa Maktabah al-Hilal,1416
http://www.aljazeera.net/programs/religionandlife/2010/4/13
Al-Hakim, al-Mustadrak ‘ala al-Shahihain,Beirut:Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah,1990
Husaini,Adian. Pancasila Bukan Untuk Menindas Hak Konstitusional Umat Islam (Jakarta:Gema Insani,2009)
Ibnu Katsir, al-Bidayah wa al-Nihayah,Beirut:Dar al-Fikr,1986
Ibn Ma>jah, Sunan Ibn Ma>jah, Beirut:Da>r al-Fikr,tt
Ibn Manz}u>r, Lisa>n al-‘Arab .Beirut:Da>r S{a>dir,1414H
Ibn Muflih, al-A
Ibn Qudamah, al-Mughni .Beirut: Dar al-Fikr,1405 H
Ibn Rusyd, al-Muqaddimah al-Mumahhadah .Da>r al-Gharb al-Isla>mi>, 1988
Ibn Taymiyyah, Majmu’ Fatawa .Madinah:Mujamma’ al-malik Fahd,1995
Isrofiel,Abu. al-Ghuraba:Manhaj Mereka Yang Terasing.Forum la-Busyro,2011
Al-Ka>sa>ni>, 'Ala>' al-Di>n. Bada>'i' al-S{ana>'i' fi Tarti>b al-Shara>'i' .Beirut:Da>r al-Kutub al-'Arabi>,1982
Al-Ma>wardi>, al-Ah}ka>m al-Sultha>niyyah.Kairo:Da>r al-Hadith,tt
Al-Mubarakfuri, Tuh}fat al-Ah}wadhi Bi Syarh} Ja>mi’ al-Turmudhi>. Beirut: Da>r al-Kutub al-‘Ilmiyyah,tt
Muslim,Shah}i>h} Muslim. Beirut: Da>r al-Jail,tt
Al-Nabha>ni>, al-Syakhshiyyah al Isla>miyyah. Beirut: Da>r al-Ummah, 2003
Al-Nasa>’i>.Sunan al-Nasa>’i>.Beirut:Da>r al-Kutub al-‘Ilmiyyah,1991
Nas}r Fari>d Muh}ammad Wa>sil, Fiqh al-Mawa>ri>th wa al-Was}iyyah .Iskandariah:al-Maktabah al-Taufi>qiyyah,tt
Al-Sa’di>, Abd al-Rah}ma>n ibn al-Na>sir. al-Fata>wa> al-Sa’diyyah. Riyadh:Maktabah al-Ma’a>rif,1982
Al-Sarakhsi, Syarh al-Sair al-Kabir,al-Syarikah al-syarqiyyah li al-I’lanaat,1971
Sahnu>n, al-Mudawwanah al-Kubra>, Beirut:Da>r al-Kutub al-‘Ilmiyyah,1994
Shawka>ni>, Muh}ammad Ibn ‘Ali>. al-Sail al-Jarra>r al-Mutadaffiq ‘Ala> H{ada>’iq al-Azha>r .Kairo: Wazara>t al-Awqa>f,1988
al-Thabrani, al-Mu’jam al-Awsath,Kairo:Dar al-Haramain,tt
Al-Thabra>ni>, al-Mu’jam al-Kabi>r. Mosul:Maktabat al-‘Ulu>m wa al-H{ikam
Al-Turmudzi>, al-Ja>mi’al-S{ah}i>h}. Beirut:Da>r Ih}ya>’ al-Tura>th al-‘Arabi>,tt
Wazarat al-Awqa>f wa al-Syu’u>n al-Isla>miyyah.Mawsu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah. Kuwait:Thab’ al-Wazarah, 1404-1427H.
al-Zabi>di>, Muh}ammad ibn Muh}ammad. T>a>j al-‘Aru>s min Jawa>hir al-Qa>mu>s .Da>r al-Hida>yah,tt
Zaida>n, ‘Abd al-Kari>m. Majmu>’ah Buhu>th Fiqhiyyah . Beirut: Mu’ssasah al-Risa>lah, 1982
Al-Zuh}aili>, Wahbah. A
